Wednesday, December 24, 2014

Cerita: Mata Kuliah Sistem Akuntansi

Saya punya cerita. Ini pengalaman pribadi. Saya harap anda tidak meniru apa yang pernah saya lakukan seperti yang ada di dalam cerita saya ini. Silahkan baca.
Jam menunjukkan pukul 09.10. Sudah 20 menit saya menunggu kedatangan Bapak Siswanto. Bapak Siswanto adalah dosen mata kuliah Sistem Akuntansi yang sedang saya ikuti. Sebenarnya saya ikut mata kuliah Sistem Akuntansi yang kedua kalinya. Iya, saya mengulang kembali karena sebelumnya saya mendapatkan nilai C+ untuk mata kuliah tiga SKS itu. Lumayan, 3 SKS jadi A- bersyukur sekali saya, amin. Tapi lama-lama saya bosan menunggu.
Saya membuka tas mengambil buku paket Sistem Akuntansi untuk saya baca. Lima halaman sudah saya baca. Tapi lama kelamaan saya mulai bosan. Saya mengambil pulpen lalu menggambar gambar aneh pada buku paket tersebut. Lama kelamaan saya mulai bosan juga menggambar, dan akhirnya kemudian saya mengambil rokok di dalam saku baju. Saya hidupkan dengan korek gas yang isi gas nya tinggal sedikit. Saya tunggu sambil menghirup rokok yang ada ditangan kanan. Betapa nikmatnya rokok ini, sembari menunggu kedatangan Bapak Siswanto.
Hirupan demi hirupan telah dilalui, lama kelamaan rokok ditangan mulai berkurang. Dari panjang awalnya kira-kira 10 cm, telah menjadi 5 cm. "Wah nikmat juga sambil merokok menunggu Bapak Siswanto. Tapi kemana Bapak Siswanto tidak kunjung datang", pikir saya. Tiba-tiba dari kejauhan saya melihat ketua kelas datang membawa buku absensi dan kunci pintu beserta tempat spidol. "Ini berarti kemungkinan besar Bapak Siwanto tidak akan datang dan menyuruh mahasiswa yang termasuk saya, untuk melakukan presentasi di depan kelas", pikir saya. Kemudian saya mengikuti langkah sang ketua kelas untuk masuk ke dalam kelas perkuliahan. Di dalam kelas saya cuma bisa terdiam sambil berpikir, "apakah Bapak Siswanto akan datang?". Kelompok presentasi yang ditunjuk sudah memulai presentasi. Saya mendengarkan apa yang mereka terangkan di depan, dan Bapak Siswanto belum kunjung datang juga.
45 menit kemudian Bapak Siswanto belum juga datang. Akhirnya saya berinisiatif untuk keluar kelas. Keluar kelas bukan untuk mencari Bapak Siswanto, tapi keluar kelas untuk pulang. Ha..ha.
Saya jamin, pasti diantara anda ada yang seperti saya ini, wkwkw LOL. Entahlah, mungkin sudah bosan kuliah dan ingin fokus ke bisnis pribadi.


Sekian sedikit cerita dari saya ini. Ingat! jangan pernah ditiru. Dalam artikel ini, saya bukannya mengajari, tapi saya hanya memberikan dan menyampaikan pengalaman saya saja.

Ambil positifnya, kalau ada.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Cerita: Mata Kuliah Sistem Akuntansi
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -