Thursday, January 1, 2015

Cerita Pendek: Cinta Lelaki dan Gadis Cantik

lelaki dan gadis
Sumber: Google
Cerpen ( Cerita Pendek ) by Admin.

Dahulu kala, waktunya siang hari, seorang lelaki bertemu dengan seorang gadis di sebuah cafe. Gadis itu wajahnya cantik. Ya, bisa dibilang gadis itu yang biasa menemani lelaki itu kalau memang lagi kalut. Tapi kebiasaan bertemu dengan gadis itu membuat lelaki itu semakin jatuh hati kepadanya.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, mereka masih saling bercanda gurau, saling bertemu, dan masih pergi bersama. Suatu ketika karena tidak kuat memendam rasa yang begitu menyakitkan, lelaki itu berencana mengutarakan isi hatinya kepada gadis itu, ya istilahnya "nembak".

Pagi hari, lelaki itu sudah merencanakan dan menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mengutarakan cinta kepada gadis itu. Dari restoran tempat untuk menyatakan cinta, rangkaian bunga yang dipersiapkan, teman-teman sekolahnya yang sudah diundang untuk memberikan semangat, dan pastinya mental pada dirinya.

Pagi menjelang siang, lelaki itu menelepon gadis itu untuk bertemu di tempat yang telah dipersiapkan oleh lelaki itu. Sang gadis menyetujui pertemuan itu. Hati lelaki itu berbunga-bunga bagai madu yang diberi gula, sudah manis makin manis pula. Lelaki itu mulai berdandan. Cara berdandan yang tidak biasa seperti yang ia biasa kenakan. Dalam pikiran lelaki itu yang terpenting harus berdandan keren dan wangi.

Tiba di saat yang ditunggu-tunggu, lelaki itu merasa senang dan malu-malu kucing. Jam tangannya selalu ia perhatikan. Tak sabar menunggu waktu yang sudah ia persiapkan matang-matang sebelumnya, akan segera terealisasikan pada waktu sekarang.

Detik demi detik, menit demi menit ia semakin malu. Menunggu seorang gadis yang ia idam-idamkan datang dan mengharapkan perasaan yang sama kepada lelaki itu.

Dari waktu yang sudah dijadwalkan gadis itu belum juga datang. Perasaan leleki itu mulai cemas, karena tertahan malu dengan kehadiran teman-temannya yang ia undang. "Apakah ia akan datang", pikir lelaki itu. Sudah setengah jam berlalu tapi gadis itu juga tak kunjung datang. Lelaki itu kemudian berinisiatif untuk menelepon kembali gadis itu. Namun lelaki itu lupa membawa handphone miliknya karena malu dan keburu-buru pergi ke tempat yang ia persiapkan. Alhasil lelaki itu hanya bisa pasrah menunggu kedatangan gadis itu.

Teman-temannya yang datang selalu memberi semangat kepada lelaki itu. Lelaki itu hanya bisa tersenyum sembari menahan malu. Lelaki itu berpikir, harusnya ia tidak mengundang teman-temannya. Tapi ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Bisa seperti, nasi sudah menjadi bubur.

Lelaki itu sudah menunggu 3/4 jam di tempat itu, tapi gadis itu belum nampak batang hidungnya. Lelaki itu terus berharap dan berdoa agar gadis yang ia harapkan datang disaat itu.

15 menit kemudian, lelaki itu yang awalnya murung kini menjadi bahagia. Gadis yang ia idamkan akhirnya datang. Entah apa yang dipikirkan gadis itu, karena saat itu penampilan gadis itu juga berubah. Gadis cantik itu semakin menambahkan kecantikannya dengan gaun merah jambu yang cocok sekali ia kenakan. Tidak ingin berlama-lama tergiur melihat kecantikan gadis itu, lelaki itu kemudian mengajak gadis itu menuju meja yang sudah ia pesan.

Sembari memesan menu dan menunggu makanan yang dipesan di restoran itu, lelaki dan gadis itu bercerita panjang lebar seperti biasanya. Lelaki itu sebenarnya ingin bertanya tentang keterlambatan gadis itu datang, tapi di tahannya untuk tidak bertanya hal itu.

Setelah hidangan makanan itu datang, mereka segera menyantap makanan yang sudah mereka pesan. Habis sudah makanan di meja yang mereka pesan. Kemudian mereka melanjutkan obrolan yang terhenti saat mereka makan. Tanpa disangka, pertanyaan yang dipendam lelaki itu sebelumnya akhirnya terjawab sudah. Gadis itu mengakui keterlambatannya datang. Gadis itu mengatakan keterlambatannya karena ia ingin terlihat tampil cantik dan berbeda. Sebelum wanita itu melanjutkan ceritanya, lelaki itu memotong pembicaraan untuk pergi ke toilet.

Lelaki itu mengambil rangkaian bunga yang sudah ia siapkan sebelumnya yang dibawa oleh teman-temannya. Teman-temannya memberikan semangat lelaki itu dan lelaki itu hanya bisa tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-temannya.

Kemudian lelaki itu kembali menuju mejanya dan membawa rangkaian bunga yang ia sembunyikan di belakang badannya. Lelaki itu berinisiatif kembali ke meja dengan membelakangi posisi duduk gadis itu.

Sampailah lelaki itu membelakangi gadis itu. Dipanggilnya gadis itu dan sontak membuat kaget gadis itu. Gadis itu memukul manja pada perut sang lelaki itu dan tersenyum manis.

Tiba saat yang ditunggu-tunggu. Lelaki itu kemudian menyatakan perasaannya yang terpendam dan mengharapkan balasan perasaan yang sama. Memberikan bunga kepada gadis itu sembari tersenyum menahan malu. Sembari memberi jawaban, gadis itu bertanya kepada lelaki itu, "apa kamu serius?". Kemudian lelaki itu menjawab, "iya, aku serius. Aku sudah memendamnya sejak lama. Saat itu aku memang bukan orang yang berani, tapi sekarang aku berani". Karena tak tahan mendengarkan kata-kata lelaki itu, gadis itu kemudian menangis. Bukan menangis jengkel atau malu, tapi menangis haru. Sebenarnya gadis itu juga memiliki perasaan yang sama, akan tetapi karena wanita ia malu untuk mengutarakan. Akhirnya gadis itu mengucapkan kata "iya" dan mereka berdua resmi berpacaran.

Karena cinta mereka tidak pernah padam akhirnya sang lelaki pun melamar gadis itu dan menikah. Hingga saat ini sudah 60 tahun mereka menjadi sepasang suami istri, mempunyai 7 anak, 12 cucu dan 3 cicit .

-Selesai-

Semoga menghibur.
Cerita Pendek: Cinta Lelaki dan Gadis Cantik
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -