Thursday, March 26, 2015

Kenapa Harus Iri Dengan Kekayaan Orang Lain ?

Kenapa Harus Iri Dengan Kekayaan Orang Lain
Nasehat - Catatan Admin. Kenapa Harus Iri Dengan Kekayaan Orang Lain - Saya akan bercerita sedikit mengenai 1 potong roti.

Jadi begini,

Ada 1 potong roti. Di potong atau dibagi dua sama rata antara anak umur 2 bulan dengan anak umur 7 tahun. Adil tapi tidak proporsional. Kemungkinan besar anak umur 2 bulan itu malah tidak makan satu gigitan pun. Bukan karena tidak doyan, tapi itu karena bayi belum saatnya makan roti. Maka agar 1 potong roti itu tidak sia-sia atau mubazir, maka alangkah baiknya diberikan sepenuhnya kepada anak umur 7 tahun yang sudah bisa menggigit dan sudah diperbolehkan untuk menikmati 1 potong roti tersebut. Dan anggap saja (roti = harta) dan (umur = kesiapan kalian).

Tuhan sudah memberikan porsi kekayaan masing-masing seseorang. Tapi porsi itu berbeda-beda. Bukan karena Tuhan pilih-pilih. Tapi Tuhan tahu apa yang kalian butuhkan, bukan apa yang kalian inginkan.

Butuh tidak sama dengan keinginan. Karena keinginan kalian mungkin akan mubazir dan sia-sia apabila kalian tidak butuh. Keinginan hanya bersifat sementara dan dapat membunuh diri kalian sendiri, sedangkan kebutuhan bersifat selamanya dan dapat membantu kehidupan kalian. Contoh: Kalian ingin mobil, lalu keinginan kalian terwujud. Sekarang kalian punya mobil, lalu kalian bawa itu mobil kesana kemari. Tiba-tiba kalian melihat sebuah pesawat jet, kalian ingin. Keinginan kalian terwujud, lalu kalian bawa pesawat jet itu kesana kemari. Karena kalian bersenang-senang dengan pesawat jet baru kalian, kalian lupa dengan mobil kalian (mubazir dan akhirnya rusak tidak terawat). Dalam perjalanan menaiki pesawat jet, tiba-tiba pesawat jet kalian error atau rusak di tengah jalan. Karena hanya bisa mengendarai tapi tidak tahu apa-apa tentang mesin pesawat jet, pesawat jet kalian meledak di atas awan. Ternyata dalam ledakan itu kalian masih bisa hidup karena Tuhan memberikan pelajaran berharga tentang arti keinginan dan kebutuhan kalian.

Jadi, Kenapa harus Iri Dengan Kekayaan Orang Lain? Dan yang sebenarnya kita tidak membutuhkannya. Berusahalah menerima keadaan, tapi jangan hanya diam ditempat. Karena semua keadaan yang kalian alami adalah kebanyakan hasil rekayasa diri kalian sendiri dan sedikit rekayasa Tuhan.

Semoga kalian dapat memahami betul-betul apa yang saya tulis di artikel ini. Jangan lupa baca artikel lainnya juga.

Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Kenapa Harus Iri Dengan Kekayaan Orang Lain ?
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
X