Monday, March 30, 2015

Kisah Anak Hasil Broken Home

Rino adalah anak broken home. Sang Ayah bercerai dengan Ibunya sekitar 1 tahun yang lalu. Profesi ayahnya adalah anggota DPRD di kotanya. Jadi, banyak wanita yang tergila-gila untuk mendapatkan hati dari Ayah Rino. Dan itu membuat Ayah Rino memutuskan cerai karena ayahnya mempunyai wanita baru di dalam kehidupannya. Bisa dibilang wanita itu adalah Ibu Tiri Rino. Rino memilih hidup bersama ayahnya, karena diketahui semenjak bercerai, ibu Rino menjadi hilang akal alias gila. Dengan begitu Ibu Kandung Rino di rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa di daerahnya. Dampak buruk perceraian itu tidak hanya berdampak kepada Ibu Rino saja, Rino juga terkena dampaknya. Tapi Rino tidak menjadi hilang akal atau gila. Yang dulunya pendiam sekarang dia menjadi liar. Dia terjerumus oleh lembah hitam. Dia sering pulang larut malam. Sering juga dia berangkat pagi pulang pagi lagi. Sampai-sampai dia sering menggunakan obat-obatan terlarang. Penggunaan obat terlarang itu akhirnya diketahui oleh ayahnya. Ayahnya sangat marah kepada Rino. Sampai akhirnya ayahnya terpaksa mengurung Rino di kamar. Rino menjadi frustasi dan badannya mulai menggigil karena efek samping dari obat-obatan terlarang itu. Makanan yang diberi oleh pembantunya sering di buang dan tercecer di balik pintu kamarnya. Yang dia butuhkan bukan makanan seperti nasi, sayur atau 4 sehat lima sempurna, melainkan obat-obatan terlarang itu. Karena tidak mendapatkan apa yang dia inginkan akhirnya dia membenturkan kepalanya di tembok tanpa dia sadari. Kejadian itu membuat pembantunya merasa iba dan melaporkan kepada Ayah Rino. Ayah Rino kemudian membawa Rino ke psikiater dan oleh psikiater dirujuk ke tempat rehabilitasi penggunaan obat-obatan terlarang.
Di tempat rehabilitasi, Rino diberikan pendidikan dari para ahli dokter di sana. Pendidikan itu dilakukan untuk membuat para pecandu bisa menghilangkan rasa kecanduan terhadap obat-obatan terlarang. Banyak hal-hal baru yang Rino dapat di sana. Dari belajar menjahit, membuat keset, membuat sapu tangan, membuat meja belajar, merangkai komputer, dan pelajaran baru lainnya. Lama di rehabilitasi, membuat Rino menjadi betah di sana. Rino kadang membantu teman pecandu lainnya bila temannya mengalami kesusahan. Rino dinyatakan sembuh oleh dokter. Mendengar cerita dari dokter membuat Ayah Rino menjadi senang. Ayah Rino mengajak Rino untuk pulang ke rumah. Akan tetapi ajakan itu ditolak oleh Rino. Hal itu membuat Ayah Rino menjadi bingung dengan penolakan Rino. Rino akhirnya menjelaskan alasannya menolak untuk pulang. Dokter dan Ayah Rino mendengarkan alasan Rino. Rino betah di tempat rehabilitasi itu. Rino bisa membantu para pecandu untuk sembuh. Rino tidak keberatan bila tidak dibayar. Yang penting dia tetap di rehabilitasi.  Di akhir alasannya Rino berkata "Bila saya di rumah, saya akan menjadi kacau karena akan teringat oleh ulah Ayah terhadap Ibu. Jadi untuk melupakan kejadian itu, Rino memilih untuk tinggal di sini." Alasan itu tentunya membuat hati Ayah Rino menjadi bergetar. Ayah Rino kemudian meminta maaf kepada Rino. Rino kemudian tersenyum dan menjawab permintaan maaf Ayahnya, "tidak apa-apa Ayah, Rino sudah memaafkan Ayah. Di sini hati Rino menjadi damai. Mungkin kapan-kapan Rino akan menjenguk Ayah di kantor bila Rino merasa kangen sama Ayah. Rino di sini akan selalu mendoakan Ayah, Mamah, dan Ibu Tiri Rino. Dan semoga Ayah menjadi anggota DPRD yang jujur, bijaksana dan tidak Korupsi." Mendengar perkataan Rino, Ayah Rino kemudian menangis seraya memeluk tubuh Rino. Ayah Rino berkata kepada Rino, "Ayah juga akan menjenguk Rino di sini bila Ayah memiliki waktu luang bekerja. Ayah juga akan menjenguk Mamahmu. Ayah juga berjanji akan menjadi anggota DPRD yang jujur, bijaksana, dan tidak Korupsi seperti yang Rino inginkan. Ayah janji itu." Kemudian Ayah Rino pamit dan pergi untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai anggota DPRD.
Setahun kemudian Rino menuai banyak pujian oleh dokter di tempat dia bekerja. Rino dianggap aset berharga oleh dokter dan pekerja di sana karena ketekunannya mengurus dan menyembuhkan pasien. Tahun demi tahun dia lewati menjadi dokter tetap di sana. Dan dimana puncaknya, karena ketekunan dia, dia menjadi sorotan masyarakat di negaranya. Sampai akhirnya dia menjadi Duta Kesehatan oleh Pemerintah dalam mengatasi pasien pecandu obat-obatan terlarang.
-Selesai-
Kisah Anak Hasil Broken Home
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -