Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Senin, 27 April 2015

Di Balik Kebahagiaan Ada Kesedihan

Di artikel yang mengusung tema Berbagi Bahagia ini, saya akan membahas kebahagiaan dari sudut lawannya. "Apa itu tentang kesedihan?" Benar sekali. Silahkan kalian baca saja, tidak perlu protes.

Di Balik Kebahagiaan Ada Kesedihan

Kebahagiaan itu adalah harapan dan keinginan kita, tapi tidak semudah itu untuk membuat diri sendiri, keluarga, sahabat, pasangan, maupun orang lain untuk bahagia. Bilamana diri kita sendiri tidak bahagia, apakah kita bisa membuat orang yang kita cintai bahagia? Saya menjawab, tentu bisa. Berbagi Kebahagiaan adalah salah satu tipu muslihat untuk menutupi kesedihan seseorang. Banyak orang termasuk saya sendiri tidak akan memungkirinya. Yang bisa tau kita bahagia adalah diri kita sendiri. Orang lain mungkin melihat kita bahagia karena kita terlalu sering menampakkan senyuman dibibir dan mudah untuk tertawa bila ada yang lucu, tapi sebenarnya itu bukanlah kenyataannya. Senyum dan tawa adalah wujud untuk mengapresiasi dan menghargai lawan bicara kita. Kalau kita memasang muka cemberut dan kusut, apakah lawan bicara kita akan nyaman? Tentu saja tidak. Hal itu yang mendorong kita untuk selalu menipu, menipu dengan senyuman dan tawa. Lalu apa ada manfaatnya kita menipu dengan senyuman dan tawa? Saya jawab. Untuk lawan bicara kita, dia akan merasa dihargai walau sebenarnya sudah kita tipu. Sedangkan manfaat untuk kita, yaitu: dengan menipu lawan bicara, kita dapat menghindari topik pembicaraan yang kalut atau sedih. Karena pembicaraan yang sedih akan menambah beban kita sendiri, terutama bagi kita orang-orang yang tertutup.

Tapi, berbagi kesedihan dengan orang lain, bukankah dapat membuka solusi untuk membuat kita bahagia? Saya jawab, memang benar. Tapi kalau itu berhasil. Saya balik bertanya, bagaimana kalau lawan bicara kita sebenarnya juga menutupi kesedihannya, apakah itu akan membuat kita bahagia? Saya akan jawab sendiri. Itulah permasalahan yang kita hadapi. Tidak menutup kemungkinan bahwa orang lain juga merasakan hal yang sama, saling menipu dalam menutupi kesedihan.

Kita tahu kalau kita sedih, orang lain juga merasa sedih. Kita tahu kalau kita bahagia, orang lain juga merasa bahagia. Karena kita tahu bahwa, sebenarnya ketika kita menyalurkan energi positif (bahagia) kepada orang lain, maka mengalir juga energi positif itu untuk lawan bicara kita. Sebaliknya, begitu juga bila kita menyalurkan kesedihan.

Nah untuk mengatasi kesedihan itu, saya sedikit memberikan tips dan trik kepada kalian agar sedikit membuat bahagia. Silahkan kalian baca lagi.

Alangkah baiknya kita menceritakan segala keluh kesah kita kepada orang lain, terutama kepada orang yang kita percaya. Entah itu orang tua, kakak atau adik, sahabat, pasangan, maupun orang pada ahlinya, seperti Pak Mario Teguh dan orang yang suka memberikan motivasi.

Sedikit cerita. Saya pernah kost, saya kost karena waktu itu saya merasakan lelahnya menjadi seorang mahasiswa. Berangkat pagi, pulang magrib bahkan sampai malam. Jarak dari rumah sampai kampus sebenarnya hanya sekitar 15 kilometer. Ke kampus berangkat pulang naik motor. Tapi sampai rumah saya merasa lelah sekali, mau belajar jadi malas. Belum lagi tugas kuliah yang begitu membabi buta menyerang saya untuk dikerjakan, sehingga saya perlu tenaga ekstra untuk menyelesaikannya. Dari situlah saya akhirnya mencoba untuk kost dan hidup sendiri. Sendiri bukan berarti saya kerja, tidak!! saya masih dapat biaya juga dari orang tua untuk kehidupan saat di kost. Tapi kini semenjak semester akhir, mata kuliah semakin menipis. Jadi, saya memutuskan untuk mengakhiri kehidupan kost. Bahagia bersama Keluarga adalah kuncinya.

berbagi bahagia bersama tabloidnova keluarga
Saya sudah merasakannya sendiri. Berbeda ketika kita tinggal bersama keluarga dan ketika kita tinggal sendiri, akan lebih terasa bahagia di rumah. Di rumah kita bisa bercerita lebih banyak dengan keluarga. Sedangkan di kost, kita hanya berbicara dengan tembok. Teman kost lain punya kesibukan sendiri, sedangkan teman kampus sibuk dengan dunia malamnya sendiri. Di rumah kita bisa bebas seenaknya. Kita bisa menyalakan speaker keras-keras sambil main piano. Tapi nggak enaknya di kost, kita malah pusing sendiri kena efek suara karena menyetel speaker keras-keras. Karena tau sendiri, ukuran kamar kost hanya 1 x 2 meter seperti kuburan.

Bahagia tidak hanya dengan keluarga saja. Katanya sahabat juga bisa membuat diri kita bahagia. Saya pribadi tidak punya sahabat, tapi teman  saya banyak. Saya tidak pernah menganggap dan memfavoritkan seorang teman untuk dijadikan sahabat. Karena bagi saya teman itu sama. Dengan si A kita bahagia, dengan si B sampai Z kita juga bahagia. Tidak ada yang favorit, semua sama. Bahagia bersama Sahabat menurut berbagai sumber dari yang saya baca dan saya dengarkan melalui live streaming, sahabat adalah orang yang paling sering mendengarkan curahan hati kita. Dimana menurutnya, bahwa sahabat adalah orang yang sudah dipilih, dilihat, diraba dan diterawang (kayak ngecek uang palsu dan duit asli) untuk menjadi orang kepercayaan selain keluarga. Dengan demikian, apa yang kita lakukan bersama dengan sahabat, akan selalu berujung kebahagiaan. Tapi itu menurut orang lain, bukan saya. Tapi bagi saya pribadi, keluarga adalah tempat paling spesial yang bisa membuat saya sangat bahagia. Sudah nyaman, aman, dan segala apa yang kita ingin bisa tercukupi.

Dari penjelasan saya di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa inspirasi kebahagiaan adalah salah satu pelajaran utama yang membuat kita bisa menutupi segala kesedihan dengan tampilan kebahagiaan yang menipu, entah itu dengan senyuman, tawa, maupun cara berbicara kita yang santai.

Ya sudah, itu saja yang bisa saya berikan untuk kalian dalam artikel ini. Saya sudah mengantuk. Silakan yang mau komentar, beri kritik atau masukan, langsung saja isi di kotak komentar. Kata terakhir, terima kasih sudah berkunjung di blog ini, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Di Balik Kebahagiaan Ada Kesedihan
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top