Friday, April 10, 2015

10 Candi di Jogja yang Pernah Saya Kunjungi

10 Candi di Provinsi Jogja - Ini adalah hasil observasi pengalaman saya pribadi dalam mengunjungi tempat wisata, khususnya situs cagar budaya candi. Setiap candi pun memiliki ciri khas, keunikan, atau perbedaan tersendiri. Perbedaan itu terletak pada lokasi atau letak, struktur atau bentuk bangunan, kondisi atau suasana masyarakat sekitar, sejarah, dan pemandangan di sekitar area candi.

Ini dia nama-nama dan foto Candi yang ada di daerah Yogyakarta. Untuk jelasnya mengenai situs candi-candi ini secara lebih rinci, kalian bisa cari di mbah google atau search engine lainnya.

Oke langsung saja ya. Saya tau kok, anda sudah mulai penasaran. Yang pasti jika anda berkunjung kesana, anda tak akan rugi.

1. Kalasan

Candi Kalasan

Secara administratif Candi Kalasan terletak di dusun kalibening, desa tirtomartani, kecamatan kalasan, kabupaten sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Keberadaan Candi Kalasan dapat dikaitkan dengan sebuah prasasti batu berbahasa sansakerta berhuruf pranagari yang berangka tahun 778 masehi.

Di dalam prasasti Kala┼ča disebutkan tentang diperingatinya jasa Maharaja Tejahpurana Panangkaran yang telah membangun sebuah kuil bagi Dewi Tara serta memuat arca dewi yang kemudian ditahtakan di dalam kuil tersebut. Baca selengkapnya

2. Kedulan

Candi Kedulan

Candi Hindhu ini masih dalam taraf pembenahan. Bila di musim hujan, area candi akan menjadi kubangan air karena belum dibuat saluran pembuangan air.

Sesuai dengan namanya Candi Kedulan, lokasinya berada di daerah desa Kedulan, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

3. Prambanan

Candi Prambanan

Candi Hindhu yang sudah terkenal sampai mancanegara. Nama lain dari candi ini adalah candi Roro Jonggrang. Walaupun panas, candi ini masih sangat ramai dikunjungi. Lokasinya di daerah Prambanan, pinggir jalan Jogja-Solo.

Yang menarik adalah, wilayah candi prambanan terbagi dari dua provinsi. Sebelah timur adalah jawa tengah dan sebelah barat adalah yogyakarta.

4. Ratu Boko

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko berkultur campuran Budha dan Hindhu ini terletak di bukit barisan Wonosari (kayaknya sih).

Candi ini pernah digunakan untuk lokasi pembuatan film Keramas #eh Keramat yang bener, dan juga digunakan untuk lokasi foto pre wedding.

Yang kalian lihat di foto (belakang dua sejoli) itu adalah gerbangnya candi. Nah, kalau candinya ada di sebelah kanan kiri (dua sejoli).

Kalau saya pribadi sih malah merekamnya candi ini bukanlah sebuah candi (nah bingung kan?), malah kayak mirip rumah dengan pekarangan yang luas. Ya hampir seperti film 'jadul' (jaman dulu) yang mirip sinetron itu (Angling Dharma).

Lokasinya sekitar 1 km ke selatan dari candi Prambanan. Tarif biaya masuk situs sekitar bulan Januari 2015 lalu adalah Rp 25.000,00 per orang.

5. Sambisari

Candi Sambisari

Candi Hindhu ini pernah terkubur oleh lahar dingin dari Gunung Merapi entah tahun kapan saya lupa. Lalu ditemukan kembali oleh seorang petani yang sedang mengurus sawahnya. Makanya, anda harus turun ke bawah dulu kalau mau pegang candinya. Lol.

Tempat ini juga sering (tapi nggak pakai sekali) digunakan untuk lokasi pemotretan seorang model dan juga buat foto pre wedding.

Apakah anda ingin mampir? Alamatnya ada di Jalan Candi Sambisari, Desa Sambisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Untuk biaya retribusi sebesar 5.000 rupiah saja.

6. Sari

Candi Sari

Candi Budha ini sekitar 2-3 km ke timur jika anda berada di Candi Kalasan. Pemandangannya mirip-mirip seperti pada Candi Kalasan, yang dikelilingi dengan perkampungan.

Lokasinya juga hampir berada di pinggir jalan jogja-solo. Beralamat di Dusun Bendan, Tirtomartani village, Kalasan, Sleman.


7. Sewu

Candi Sewu

Candi Budha ini berada satu kompleks / wilayah dengan Candi Prambanan. Mitos yang beredar di masyarakat sekitar, bahwa candi ini didirikan oleh bangsa jin selama satu hari. Untuk benar tidaknya, mitos tersebut hanya lah cerita yang beredar di masyarakat setempat atau dalam cerita pewayangan saja.


7. Abang (Candi Merah)

Candi Abang (Candi Merah)

Sesuai namanya Candi Abang (Merah), candi bercorak Hindhu ini tidak menggunakan batu seperti biasanya lho dalam pembangunannya. Kalau kebanyakan candi di jogja itu kan terbuat dari batu kali, eh gunung. Tapi kalau candi ini dasarnya dari batu bata (batu bata warnanya memang nggak pure merah. Tapi kalau dinamakan Candi Merah Kecoklatan atau Candi Merah Rodo Soklat kalau lidah jawa yang ngomong, kan aneh). Apabila tidak percaya, kalian bisa mengeceknya sendiri ke sana.

Di lihat dari foto di atas, candi ini memang tidak berbentuk seperti candi pada umumnya. Karena pas saya kesana kayaknya memang disengaja ditelantarin deh. Nggak deng #bercanda.

Lokasinya lihat Google Map aja ya.
Masuk gratis.

8. Gebang
Candi Gebang

Candi Hindhu ini ukurannya hanya kecil dan cuma satu tok (yang ada di gambar).

Saya nggak tau cara ditemukannya seperti apa. Dan menurut penjaganya, candi ini jarang di kunjungi wisatawan karena letaknya yang ada di pelosok desa.

Sesuai namanya, candi ini berada di desa Gebang, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya berada di barat Stadion Maguwoharjo (atap berwarna biru).
Masuk tinggal bilang satpamnya aja sih. Free so Freeeeeeeeeee......

9. Ijo (Candi Hijau)

Candi Ijo (Candi Hijau)

Candi Ijo adalah candi paling tinggi di daerah jogja. Yang tinggi itu bukan bangunannya lho, tapi lokasinya. Lokasinya berada di atas pegunungan.

Cagar budaya ini memiliki pemandangan yang luar biasa indah. Bahkan bakal membuat anda kecanduan. Lol. Di sana kalian bisa melihat Sunset, pesawat landing atau take off, dan keindahan kota Jogjakarta Hadiningrat dari tempat ini. Udaranya pun sejuk kalau pagi, sore, dan malam. Tapi kalau siang hari akan terasa panas lho, karena memang lokasinya yang terbuka sih. Haha.

Alamat di Groyokan, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Biaya masuk sih cuma bayar parkir aja, alias Gratis.

10. Kadisoka

candi kadisoka

Waaaa ini, dekat rumah saya. Candi ini terletak di selatannya pas pemancingan Kadisoka.

Candi ini katanya sih ditemukan oleh para penggali pasir saat bekerja (dekat sungai soalnya). Sampai saat ini, situs purbakala tersebut masih belum juga dipugar kembali. Dan yang anda saksikan dalam foto di atas adalah wujudnya sampai saat ini.

Jika kalian berangkat dari candi Sambisari, maka anda tinggal ke arah utara kira-kira 1-2 km. Kemudian belok kiri saat anda menemui perempatan jalan (sebelum pasar Purwomartani). Nanti di sebelah kiri jalan ada pemancingan yang nggak pernah sepi saat jam buka. Nah, di sebelah selatan pemancingan pas itulah Candi Kadisoka berada.

Tiket: Gratis!


Ya, itulah 10 Candi di Yogyakarta yang pernah saya kunjungi. Untuk harga tiket karena kemungkinan sudah naik dan berbeda waktu saat saya kesana, jadi anda saya sarankan untuk cek dan ricek di websitenya langung saja (kalau ada lho).

Mungkin dari kalian ada yang pernah kesana, atau bahkan sudah pernah berkunjung ke semua objek tersebut. Tapi bagi kalian yang belum pernah, mungkin penasaran dan ingin tahu juga seperti apa sih. Nah, silahkan saja kalian kunjungi objek-objek yang sudah saya sebutkan di atas.

Untuk menuju ke lokasinya, anda bisa mencari atau mengaksesnya dengan membuka aplikasi google maps pada hp smartphone anda masing-masing.

Sekedar Informasi!

Candi Borobudur itu bukan berada di provinsi Jogja, melainkan di Magelang, Jawa Tengah. Jadi, jangan salah persepsi, ya.


------------

Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. SHARE! jika suka dengan artikel ini.

Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/

Sumber gambar: Google Image
10 Candi di Jogja yang Pernah Saya Kunjungi
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -