Sunday, April 5, 2015

Trypophobia - Pengertian - Ciri-Ciri - Penyebab - Cara Penyembuhan

Trypophobia adalah phobia atau ketakutan terhadap lubang-lubang kecil yang berjumlah banyak dan jarak antara satu lubang dengan lubang lainnya saling berdekatan atau saling menempel. Mereka akan merasa jijik atau nyeri pada otak saat melihat lubang-lubang itu. Contohnya seperti: lubang sarang lebah, alat saring, buih, penutup sound, jaring, dll.

trypophobia

Ciri-ciri penderita:
Bagi penderita trypophobia, dirinya akan merasa pusing, mual, geli, dan badannya akan gatal-gatal apabila melihat lubang yang sudah saya jelaskan di atas.

Penyebab:
Menurut saya, sebetulnya penyebab utama Trypophobia itu adalah gambar. Saya sengaja tidak mencantumkan gambar itu di sini, tapi saya akan memberikan petunjuknya. Tapi sebelumnya, saya sarankan jangan merasa 'takut' atau 'cemas' bila membuka gambar itu. Karena rasa 'takut' dan 'cemas' itu yang membuat kalian bisa terkena Trypophobia bila kalian memaksa untuk melihat gambar itu. Persiapkan mental kalian. Kalau ingin lihat gambar yang saya maksud, kalian search di google (bagian gambar) dengan keyword 'Trypophobia'.

Yang membuat phobia itu bisa kambuh bukanlah dari bendanya, melainkan jarak dan lamanya waktu pandang mereka. Penderita ini akan merasakan pusing atau mual bila mereka melihat lebih dekat atau lebih lama dalam memandang. Tapi bila jarak pandang mereka jauh dan waktu lihat mereka hanya sebentar, hal itu tidak akan membuat penderita menjadi kumat.

Cara penyembuhan:
Saya bukan seorang dokter, tapi saya punya pendapat bahwa Trypophobia bisa dihilangkan dengan hipnotis. Kenapa saya bilang untuk dihipnotis. Karena dulu waktu masih SMA (Sekolah Menengah Atas) teman saya ada yang memiliki phobia terhadap ular, bahkan benda yang menyerupai ular pun ia takut untuk melihatnya, contohnya seperti tali tambang, sumbu kompor, dll. Kemudian teman saya dihipnotis dan mendengarkan sugesti dari orang yang menghipnotisnya. Orang yang menghipnotis itu bilang, "anggaplah ular adalah hal yang menyenangkan" begitu berulang-ulang. Setelah sadar, teman saya diberi tali tambang. Dan teman saya waktu itu jadi tidak merasa takut dengan tali tambang tersebut.

"Apakah itu berarti phobianya hilang?"

Saya jawab - TIDAK TAHU. Kenapa saya jawab "tidak tahu", karena saya sudah berbeda universitas, tidak satu sekolah lagi, dan tidak pernah bertemu dengannya lagi. Dan sampai saat ini saya tidak tahu apakah teman saya itu sekarang masih kumat atau benar-benar sembuh setelah mendapatkan hipnotis itu.


----------

Artikel ini saya buat untuk mengisi waktu luang dan berbagi pengalaman saya. Bila artikel ini bermanfaat bagi kalian, saya akan merasa senang sekali.

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Trypophobia - Pengertian - Ciri-Ciri - Penyebab - Cara Penyembuhan
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -