Sunday, May 3, 2015

Puisi Malam Kelahiran

Saya senang sekali membuat puisi, tapi lebih khususnya puisi bebas. Karena puisi bebas tidak bersifat mengekang akan dengan aturan. Dan malam hari ini karena diluar turun hujan, jadi saya iseng-iseng buat puisi ini. Silahkan baca:

Malam Kelahiran

Malam tak pernah berhenti menemani dikala senja mulai menghilang.

Hawa dingin menyelimuti kalbu dan raga yang sedang merasa rindu berkelanjutan.

Gelap akan terlihat bersinar bila hati selalu menyala dalam kebenaran yang hakiki.

Jalan begitu sunyi sampai mata tak pernah kunjung berhenti mengamati segala kondisi.

Tubuh bergetar kejang tanpa ritme dan tidak beraturan menunggu pagi yang tak kunjung datang.

Suara lolongan anjing bersaut-sautan menyanyikan lagu malam yang menambah kerikuhan.

Hujan menambah risau dikala kabut hitam datang tanda hari ini sudah berbeda.

Angin kencang bertiup mengelilingi sebuah pemukiman yang ramai akan pengunjung.

Gemuruh berdentum kencang menggema di langit hitam nan kelam.

Tangis bayi yang tak kunjung berhenti
menambah kegembiraan hati ayah dan ibu.

Aku, seorang manusia tanpa harapan tiba menyelami dan merogohi dunia baru yang penuh dengan imajinasi.
Puisi Malam Kelahiran
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -