Saturday, June 6, 2015

7 Cara Membolos Sekolah dan Mengantisipasinya

Aksi bolos biasa dilakukan oleh para remaja yang berada di bangku sekolah. Seorang siswa mempunyai banyak cara atau alasan untuk membolos. Ada yang unik, masuk akal, tidak masuk akal, dan ada juga yang monoton. Bahkan sampai monotonnya para guru hafal dan akgirnya mencurigai siswa tersebut. Akhirnya untuk mengakhiri masa bolos siswa, pihak sekolah memanggil orang tua ke sekolah. Kemudian siswa itu disidang di depan guru BK dan orang tuanya.

Alasan atau penyebab utama siswa melakukan aksi bolos karena mereka sudah merasa bosan, bosan dengan sekolah, bosan pada pelajaran, bosan kepada guru, maupun bosan terhadap lingkungan sekolah. Atau bisa juga karena dari awal memang sudah tidak mau bersekolah, tapi orang tua tetap saja memaksa mereka.

Sebenarnya aksi membolos ini tidak hanya terjadi pada saat di bangku sekolah saja. Para mahasiswa juga ada yang sengaja tidak masuk kuliah, bahkan pegawai pemerintah pun juga ada lho yang sengaja tidak masuk kerja / kantor.


Nah, tanpa banyak kata lagi, saya akan memberikan berbagai cara dan alasan siswa bolos sekolah dan bagaimana mengatasi atau mengantisipasinya. Semoga para guru membaca artikel ini, agar tidak dibodohi lagi oleh para siswanya yang ingin membolos sekolah. Saya harap juga para orang tua juga membaca artikel ini, agar anaknya yang masih sekolah tidak membolos lagi.

cara membolos sekolah dan mengantisipasinya

Cara pertama, pura-pura sakit - Alasan tidak masuk sekolah yang pertama ini bisa dibilang paling monoton atau mainstream dikalangan para siswa. Tapi cara ini paling ampuh untuk membuat orang tua dan guru percaya, percaya bahwa siswa benar-benar sakit. Dengan berpura-pura lemas, muka dijelek-jelekkan, tubuh dibuat menggigil, dan rambut diacak-acak membuat seakan-akan penampilan siswa menjadi terlihat sakit / demam, yang sebenarnya merupakan salah satu trik yang dilakukan siswa agar bisa bolos sekolah. Kalau tidak percaya, silahkan pegang kepala atau tangan mereka. Bila badannya terasa dingin atau biasa-biasa saja, ada indikasi bahwa anak atau siswa kalian telah melakukan tindak kebohongan.

Cara kedua, alasan siswa tidak masuk sekolah selain sakit yaitu berpura-pura lupa membawa tugas atau PR (pekerjaan rumah) dan seragam olahraga - Aksi ini terjadi ketika berada di sekolah. Dimana seorang siswa meminta izin kepada guru piket untuk mengambil tugas dan seragam olahraga di rumah. Untuk membuktikan mereka benar-benar mengambil tugas dan seragam olahraga, silahkan para guru membuntuti siswa anda yang izin untuk mengambil tugas dan seragam olahraga di rumah. Kalau mereka mampir di warung makan atau tempat nongkrong, itu mengindikasikan bahwa siswa anda ingin membolos.

Cara ketiga, membuat surat izin palsu - Surat izin siswa yang ditujukan kepada sekolah ini mempunyai hasil 50:50. Kenapa saya bisa memperhitungkan dengan hasil seperti itu. Karena saya memiliki teman sekolah yang seperti itu. Sering sekali menggunakan surat izin palsu agar dikolom buku presensi siswa tidak ada huruf A = Alfa/Absen. Ada yang lolos dari pengawasan guru, tapi ada juga yang ketahuan. Yang berhasil lolos adalah mereka yang pandai menulis tulisan orang tua. Kalian tau kan perbedaan tulisan orang tua dengan anak jaman sekarang? Kalau orang tua pakai tulisan huruf tegak bersambung, sedangkan anak jaman sekarang tulisannya bagus-bagus tapi tidak fasih menulis huruf tegak bersambung. Seperti itulah maksud saya. Sedangkan mereka yang ketahuan bolos adalah mereka yang tidak pandai atau fasih menulis huruf tegak bersambung. Untuk mengantisipasinya, setiap ada siswa yang izin menggunakan surat, silahkan para guru menelpon orang tua siswa. Tanyakan, apakah surat itu tulisan asli orang tua, atau tulisan siswa. Dari jawaban orang tua, guru akan mengetahui kebenaran yang terjadi pada siswanya.

Cara keempat, lompat pagar sekolah - Tidak perlu saya jelaskan, karena sudah sangat jelas. Cara mengantisipasinya dengan membangun pagar yang tingginya seperti tembok penjara. Kalau perlu di setiap pojok tembok diberi penjaga atau satpam. Saya berpikir, ini sekolah apa benar-benar penjara.

Cara kelima, izin ke toilet - Cara ini adalah tanda seorang siswa yang ingin membolos tapi sudah tidak memiliki ide lainnya. Siswa akan izin ke toilet bersama dengan temannya dan keluar kelas. Kemudian siswa-siswa itu berjalan berbelok arah menuju kantin sekolah atau masjid sekolah. Sambil makan di kantin atau tidur-tiduran di masjid menunggu bel pergantian jam berikutnya atau bel pulang. Guru akan berpikir bahwa mereka mungkin sedang BAB (buang air besar) dan meminta obat di UKS (unit kesehatan siswa). Tapi, sampai bunyi bel mereka juga belum kunjung datang ke kelas. Cara mengantisipasinya yaitu menggunakan metode batas waktu. Semua siswa yang izin ke toilet diberi batas waktu, misal 5-10 menit. Agar siswa tidak berkeliaran bebas di luar kelas di saat jam pelajaran berlangsung.

Cara keenam, minta izin bahwa kerabat ada yang kecelakaan atau meninggal - Pas jam istirahat mereka akan pergi ke lobi untuk minta surat izin pulang dengan alasan kerabat ada yang kecelakaan atau meninggal, padahal hanya modus belaka. Karena mungkin petugas atau guru piket kurang percaya alhasil sang siswa menyodorkan bukti SMS yang menyatakan bahwa, "ada kerabat siswa sedang mengalami musibah" kepada petugas atau guru piket. Isi dari SMS itu memang benar menyatakan seperti itu, tapi nomor pengirimnya itu yang perlu dipertanyakan???? Bisa saja nomor itu adalah nomor temannya, pacarnya, atau nomor kedua miliknya sendiri yang hanya diganti namanya saja. Cara mengatasi hal ini, sang guru atau petugas piket perlu menghubungi nomor asli milik orang tua siswa pada data siswa yang ada di kantor. Hal ini dilakukan supaya guru tau bahwa apa yang ditunjukkan siswa itu bukan hanya kebohongan atau modus belaka.

Cara terakhir, meninggal - Saya sebagai admin dari Ngeblog Asyikk mengucapkan turut berduka cita atas berpulangnya si A ke Rahmatullah. Alasan terakhir ini merupakan kehendak dari Tuhan. Jadi, tidak ada diantara kita manusia yang bisa mengantisipasinya. Hanya Tuhan yang tau akan kematian seorang siswa. Jadi, sebagai manusia yang memiliki salah, alangkah baiknya kita selalu berikhtiar dan memuja atas kekuatan Tuhan.

Wejangan:
Aktivitas yang sudah menjadi kebiasaan ini sebetulnya memang tidak tepat dilakukan, mengingat masih banyaknya anak-anak di daerah lain atau terpencil merasa susah untuk sekolah karena akses jalan yang jauh maupun tidak adanya ketersediaan biaya untuk membayar.


Selesai sudah artikel 7 Cara Membolos Sekolah dan Mengantisipasinya yang bisa saya bagikan kepada kalian. Semoga dapat membantu atau bermanfaat dalam mencari cara baru untuk melakukan aksi membolos *bercanda.

Baca Juga:

Pengakuan penulis: Sebenarnya beberapa cara di atas ada juga yang berdasarkan pengalaman pribadi :p
7 Cara Membolos Sekolah dan Mengantisipasinya
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -