Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Senin, 08 Juni 2015

Penghinaan Dibalas Dengan Kesuksesan

Kalau ada orang datang kemudian menghina kalian karena miskin, lempar saja mereka dengan batu. Supaya apa? Supaya dapat menyadarkan segala kesalahan yang telah mereka perbuat kepada kalian maupun orang lain. Pilihlah batu yang khusus. Batu yang khusus itu seperti apa? Batu yang khusus hanyalah sebuah perumpamaan saja. Batu yang khusus itu adalah kesuksesan. Kalau kalian tidak memiliki batu yang khusus itu, kalian jangan hiraukan mulut-mulut mereka yang tidak bisa diatur dan menghina itu. Anggap saja mereka seperti anjing gila yang sedang menggonggong. Biarkan saja suara gonggongan mereka menggema kesana kemari. Yang pasti, tunjukkan bahwa kalian akan sukses, dan biarkanlah anak-anak mereka nantinya miskin. Kenapa saya bilang anak-anaknya nantinya miskin? Karena karma setiap orang tua akan jatuh kepada anak atau cucu mereka.

Kesuksesan yang diraih dengan niat dan kerja keras yang maksimal, akan membuat kalian menjadi orang yang tangguh dan sehat. Tapi, jika kesuksesan yang kalian raih melalui jalan yang sesat, kotor, salah, kesuksesan itu akan berdampak buruk kepada diri kalian sendiri nantinya. Contoh: korupsi.

Bila kalian sudah sukses, tunjukkan kesuksesan kalian kepada mereka yang suka menghina ketika kalian miskin. Tapi ingat! Kalau sudah sukses jangan menjadi orang yang sombong, karena banyak juga orang kaya yang tidak sombong. Selalu bagikan kesuksesan kalian untuk keluarga, teman, dan orang-orang yang membutuhkan. Terserah apa saja yang ingin kalian bagikan, entah harta kalian atau ilmu kalian. Yang penting, harus selalu peduli dengan orang lain dan ikhlas.

Belajarlah dari pengalaman sebelumnya. Dimana kalian pernah merasakan dihina. Kalian tau sendiri bagaimana rasanya dihina itu tidak enak dan selalu tertanam di hati. Jadi, jangan sampai ketika kalian sudah sukses, kemudian kalian malah menghina orang lain. Hati-hati, nanti kalian bisa terkena karmanya sendiri. Sifat sombong mengantarkan kita kepada jurang kemiskinan. Jadi, hilangkan sifat sombong di dalam kehidupan kita.

Penghinaan Dibalas Dengan Kesuksesan

Berbagi kebahagian itu penting, dampak baiknya juga banyak. Di sayangi keluarga, teman, pasangan idaman, dan rezeki kalian juga tidak akan pernah berhenti. Tapi ingat! Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kalian kesuksesan itu. Karena kalau kalian melupakan bersyukur, bisa jadi efek buruknya adalah kesuksesan yang sudah kalian dapatkan bisa diambil kembali oleh Tuhan. Miris sekali.

Jangan sampai ketika kalian meraih kesuksesan, tiba-tiba kalian lupa dengan keluarga. Keluarga adalah orang-orang yang selalu memberi semangat dan motivasi pada kalian. Walau kalian anak broken home, pastinya ada sebagian keluarga yang masih sayang dengan kalian. Tapi, seharusnya kalian jangan memilih antara ayah atau ibu kalian. Saya tau rasanya sakit dikhianati keluarga, tapi bukan berarti kita harus memutus tali kekeluargaan. Sebenarnya bila kita ada di posisi mereka, kemungkinan kita juga tidak ingin kejadian itu terjadi. Seharusnya, kita selalu berpikir dan berprasangka baik terhadap keputusan mereka. Karena mereka pasti memiliki pemikiran dan alasan yang baik, jadi apa gunanya kalian mengeluh dengan keadaan broken home. Kita harusnya juga sadar bahwa setiap manusia memiliki kesalahan. Maka itu, maafkanlah mereka dengan tulus ikhlas.

Nasehat dari saya, jangan nodai kesuksesan kalian dengan tindakan-tindakan kotor yang merugikan orang lain. Berbagilah kepada semua dengan kesungguhan hati dan tulus ikhlas. Jangan mengharap balasan mereka ketika kalian membagi kebahagiaan, karena yang akan membalas kebaikan-kebaikan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa.


--------

Sekian artikel saya mengenai penghinaan dibalas dengan kesuksesan. Semoga dapat membantu problem kalian dan pastinya bermanfaat juga. Terima kasih telah berkunjung.

Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Penghinaan Dibalas Dengan Kesuksesan
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top