Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Minggu, 12 Juli 2015

Renungan - Jangan Suka Menuduh Apalagi Tanpa Bukti

Jangan suka menuduh tanpa bukti karena nanti jadinya fitnah - Artikel ini saya buat karena sering sekali saya temui di media sosial bahwa masih banyak orang yang suka menuduh seseorang atau kelompok hingga menimbulkan fitnah.

judge

Pada dasarnya menuduh tanpa bukti bisa menimbulkan fitnah, anda pun tahu itu. Cacian dan sikap memfitnah dapat menimbulkan perpecahan antara kubu satu dengan kubu lainnya. Hal buruknya dapat menciptakan pertikaian yang berujung dengan sebuah kematian.

Bagi saya, menuduh boleh-boleh saja asalkan harus didasari dengan bukti-bukti yang nyata. Tanpa sebuah bukti, seseorang atau sekelompok orang yang dituduh pastinya akan marah dengan pihak yang menuduh. Dan hal itu yang paling saya benci, menuduh tanpa bukti.

Salah itu wajar. Setiap manusia memiliki kesalahan. Lalu, kenapa sampai menuduh?

Menuduh pada hakikatnya sebagai sarana untuk memojokkan seseorang atau sekelompok orang untuk mengakui sesuatu hal. Menuduh yang positif, dilakukan untuk membuat orang yang dituduh dapat mengakui keburukannya disertai bukti yang senyatanya. Sedangkan menuduh yang negatif, dilakukan untuk membuat orang yang dituduh menjadi malu dan berujung pada fitnah. Dan bila terjadi fitnah, bisa berujung dengan perpecahan yang mengakibatkan kematian.

Kenapa fitnah dapat menyebabkan kematian? Karena pada dasarnya, orang yang difitnah pasti membenci orang yang memfitnahnya, dan kebencian itu bisa mengakibatkan luapan emosi yang tak terkontrol. Coba kalian difitnah tanpa ada dasar dan sebenarnya kalian tidak melakukan hal seperti apa yang difitnahkan. Pastinya kalian sakit hati atau benci dengan orang yang memfitnah itu, kan?

"Tidak, kami tidak membenci orang yang memfitnah kami". Memang benar, benci atau tidaknya seseorang bukan dilihat dari satu sisi. Tolak ukur kebencian tergantung dari pola pikir individu itu sendiri. Ada orang yang menganggap fitnah yang didapatnya adalah sebuah bualan, sehingga mereka tidak memikirkan tuduhan yang diberikan orang lain kepada mereka. Tapi, ada juga orang yang mudah tersinggung dan menganggap orang yang menuduhnya adalah musuh. Sudah paham kan sekarang?


Nasehat untuk kita

Jadi orang jangan suka menuduh apalagi tanpa bukti. Bercerminlah dahulu, siapa tau ternyata kita lebih buruk dari orang atau kelompok yang akan kita tuduh. Bicaralah yang baik-baik saja, dan gunakan kata-kata atau ucapan-ucapan sindirian yang 'halus' bila kita sedang menuduh orang jika mereka memang terbukti melakukan kesalahan.

Di media sosial, "jarimu harimaumu", sedangkan membuat gossip di masyarakat, "mulutmu harimaumu". Setiap keburukan yang kita perbuat, ada karma dibalik itu semua. Jangan terlalu terbawa emosi dan nafsu ketika kita mencoba melakukan tuduhan, karena itu Berbahaya! Jika tidak tau apa-apa lebih baik diam, karena "diam itu emas".

fitnah tuduh tuduhan ngeblog asyikk

Intinya!
Kalau mau menuduh, berikan bukti nyata. Karena tuduhan yang tanpa bukti adalah sebuah omong kosong belaka.

Sekian dari saya, semoga yang sedikit ini dapat mencerahkan hati dan pikiran anda semua. Amin.

Terimakasih telah membaca artikel ini hingga selesai dan terimakasih juga telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Renungan - Jangan Suka Menuduh Apalagi Tanpa Bukti
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top