Wednesday, September 2, 2015

Seorang Hater Sebenarnya adalah Follower / Fans Kita

Setiap orang memiliki penggemar. Percaya atau tidak, memang itu kenyataannya, hanya saja kita yang tidak menyadari adanya penggemar tersebut.

Haters = Followers / Fans (Pembenci = Pengikut / Penggemar)

Kenapa saya menulis artikel ini? Alasan saya menulis artikel ini supaya kalian menjadi percaya diri dengan kehadiran haters di dalam menjalani kehidupan.

Saya menyadari bahwa ada kerugian dan keuntungan dengan adanya hater.

Kerugiannya, akan banyak hinaan dan bully yang kita terima, yang membuat telinga dan hati kita menjadi panas. Namun, ada tapi nya ...

Tapi kalau kita mau berpikir positif mengenai hinaan dan cacian mereka, sebenarnya itu adalah keuntungan yang kita dapatkan dengan adanya hater. Kenyataannya, kita telah mendapat pengikut atau penggemar yang selalu memberi tau atau menasehati segala bentuk kesalahan dan kekurangan kita. Segala hinaan dan bully dari para hater bisa menjadi sarana atau sinyal bagi kita untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.


Memang benar sih, terkadang ada juga berita buruk yang tidak sesuai faktanya, alias gosip. Lagi-lagi ada tapi nya lho ... Tapi mau bagaimanapun, ini lah yang namanya hidup. Setiap kehidupan ada manis dan pahitnya seperti kopi diberi gula. Andai enak terus, kapan kita bisa dewasa. Karena hanya orang dewasa yang paham mana itu yang harus dijauhi dan mana itu yang harus dilakukan. Kalau belum dewasa, apa-apa pasti serba dilanggar.


Ingat hlo! Dewasa itu bukan dilihat dari umur saja, melainkan juga dilihat dari pengalaman, sikap, pola pikir, dan perasaan. Sebaik apapun fisik atau derajat kita, belum tentu juga kita dianggap dewasa. Karena itu, cobalah selalu berikhtiar.

Tuhan memiliki sebuah rencana yang tentunya bermanfaat untuk kita sendiri. Salah satu tanda bahwa Tuhan menyayangi kita, yaitu berupa cobaan. Semakin kita bersabar dengan cobaan Tuhan, semakin besar pula hadiah yang Tuhan berikan kepada kita. Entah hadiah itu berupa harta, kehidupan yang bahagia, keluarga yang bersahaja, puncak kepopuleran, atau menikmati surga yang telah Tuhan janjikan yang tertuang di dalam kitab suci. Apapun itu, percayalah bahwa Tuhan selalu mengawasi keberadaan, perbuatan, sikap, pemikiran, atau ucapan kita dimana dan kapan saja.


Dengan apa yang telah saya sampaikan di atas, semoga kita menjadi percaya diri dengan adanya hater di dalam menjalani kehidupan. Jangan balik menghina atau bully para hater kita. Karena tanpa keberadaan mereka, kita tidak akan pernah sadar mengenai keburukan atau kesalahan yang kita lakukan di dalam berucap, berpikir, dan berbuat selama ini.


------------

Semoga artikel saya ini dapat bermanfaat bagi kita. Amin.

Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Seorang Hater Sebenarnya adalah Follower / Fans Kita
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -