Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Sabtu, 05 Desember 2015

6 Hal yang Ditakutkan / Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR

Beberapa Hal yang Ditakutkan atau Dikhawatirkan Saat Menjalani LDR - LDR singkatan dari Long Distance Relationship, yang dalam bahasa Indonesia artinya 'hubungan jarak jauh' (kurang lebih seperti itu). Saya malah jadi ingin menyanyikan sedikit lirik dari lagunya RAN, yang berjudul Dekat Di Hati.

Langsung reff saja:

Aku di sini dan kau di sana ...
Hanya berjumpa via suara ...
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa ...

Meski kau kini jauh di sana ...
Kita memandang langit yang sama ...
Jauh di mata namun dekat di hati ...


Keren ya lagunya? Menjiwai sekali liriknya. Iya, menjiwai seperti cinta aku kepadamu. Gzz -_-

Mungkin banyak diantara kalian ada yang merasakan kerinduan dan harap-harap cemas terhadap 'pasangan' (pacar atau suami istri) ketika mereka berada di tempat yang jauh dengan kalian. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar, karena saya sendiri juga merasakannya.

Memang sedikit sulit ketika kita ingin memberi tahu agar mereka disana tidak 'nakal' (if you know what i mean). Takutnya malah berpikir atau kita dibilang 'nggak percayaan' (sama pacar) atau apalah. Padahal juga baru pacar, belum juga jadi istri. Tapi, entahlah. Namanya juga cinta ha..ha..ha Lol.

Memang benar, ketika kita berpikiran hal buruk maupun baik, hal itu dapat saja menjadi sebuah kenyataan. Namun, sedikit khawatir juga tidak masalah bukan? Namanya juga .C.I.N.T.A. seperti lagunya dadali, eh bukan, tapi lagunya 'kerispatih' (tambah ngawur). Nah, iya itu ha..ha..ha lagunya D'Bagindas. Lalu apa saja yang saya takutkan atau khawatirkan selama LDR-an:

LDR - Long Distance Relationship

1. Doi selingkuh

Apa kalian juga merasakan hal yang saya khawatirkan juga? Kalau iya, berarti saya tidak salah menulis kan? Punya pemikiran seperti itu menurut saya adalah suatu hal yang wajar. Begini saja, yang jaraknya dekat saja terkadang juga punya pemikiran seperti itu, apalagi yang jaraknya jauh. Jadi, intinya wajar.


2. Doi sakit

Hewan dan tumbuhan juga bisa sakit, manusia pun sama. Manusia juga bisa sakit. Tapi kalau pacarnya yang sakit, pasti rasanya ingin sekali berada di samping mereka. Ya intinya, merawat mereka sampai sembuh.


3. Hilang kontak

'Hilang kontak bukan berarti handphone atau nomor handphone-nya hilang lho, tapi hilang komunikasi. Jadi, komunikasi kita dengan mereka terputus. Entah karena mereka sibuk atau pura-pura lupa dengan kita, sehingga mereka tidak pernah membalas atau memberi balasan pesan atau telpon kita. Tau kan sekarang maksud saya?' (sebenarnya saya tau kalian paham, sengaja saya jelaskan agar artikel ini menjadi sedikit panjang. Siapa tau juga nantinya jadi artikel nomor satu yang berdiri di halaman pertama search engine ha..ha..ha ngarep.com Lol)


4. Doi menikah sama orang lain

Sebenarnya saya sedih menulis hal nomor empat ini. Karena pada dasarnya, ingin sekali kalau 'doi' (pacar saya) menikahnya hanya dengan saya seorang. Tapi saya sadari bahwa, 'kalau ini sampai terjadi, itu berarti doi bukanlah jodoh saya' (pemikiran sok dewasa, padahal dalam hati menangis dan berharap jangan sampai hal seperti itu terjadi. Namanya juga .C.I.N.T.A.).


5. Kita yang nakal

Paham kan? Kalau belum, saya jelaskan. Setiap orang memiliki titik jenuh, ketika titik jenuh itu akan mencapai puncaknya maka sesuatu hal buruk bisa terjadi. Hal buruknya apa? Kita yang malah selingkuh di belakang pasangan kita. Kok bisa? Ya, ketika kita sudah merasa 'sangat-sangat bosan menunggu' (sampai saya pertebal, karena sudah sampai titik puncak kejenuhan) kehadirannya berada di dekat kita, kita sadar atau tidak akan melampiaskan rasa cinta kita kepada orang lain, tanpa diketahui oleh pasangan kita yang asli. Hal inilah yang paling saya takutkan. Tapi, saya harap dan berdoa semoga hal ini tidak terjadi kepada saya. Amin. Karena saya ingin seperti lagunya Fathin Shidqia Lubis, yang berjudul Aku Memilih Setia, eh tidak jadi, saya ingat kalau lagu itu dari liriknya saja sudah ada indikasi untuk selingkuh.


6. Doi meninggal dunia

Silakan kalian pahami dan renungkan sendiri. Saya malah jadi ingin menangis kalau terbayang hal ini. Semoga saja tidak!


Oke, menangisnya berhenti dulu karena artikelnya belum selesai. Sebenarnya saya hanya ingin bilang satu hal lagi, semoga saja kalian dapat memahami apa yang saya maksud kan.

Jadi, begini. Kita dan 'mereka' (pacar kita, eh bukan, tapi pacar masing-masing) sudah menjalin 'hubungan' (pacar atau suami istri) yang 'lama' (kalau baru sebentar, saya tidak yakin), harusnya tau mengenai sifat dan karakteristik mereka. Kalau sudah tau harusnya kita yakin dengan apa yang mereka lakukan di sana, selama hubungan komunikasi masih lancar. Kalau komunikasi sudah tidak lancar atau sudah putus lama? Berarti ada sesuatu hal yang terjadi pada mereka, mungkin mereka sedang sibuk, positif thinking saja. Oke? Lanjut ya. Memang benar yakin saja tidak cukup, maka itu doakan lah mereka yang baik-baik, contoh: berharap hubungan komunikasi baik, keadaan mereka sehat, tidak selingkuh, tidak nakal lah pokoknya, doakan yang baik-baik saja. Insya Allah, Allah akan mengabulkan semua apa yang kita harapkan. Itu.

Aduh maaf, malah lebih dari satu hal. Sekali lagi maaf ya he..he

Kalau yang ini beneran. Hanya sedikit yang bisa saya tulis pada artikel ini. Kalau kalian suka, silakan di-SHARE! ya. Siapa tau juga, ada teman atau saudara kalian merasakan hal yang sama seperti kita atau hanya saya dan membaca artikel ini.

Terimakasih juga sudah rela berkunjung di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
6 Hal yang Ditakutkan / Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top