Thursday, December 3, 2015

Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa?

Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa? - Di artikel ini saya tidak akan bahas blogging, blogger, maupun tips trik. Saya hanya ingin berbagi unek-unek sesuai dengan topik judul bahasan kali ini. Semoga kalian mau baca dan memikirkannya kembali dengan matang-matang.

Jadi, begini.

Awalnya saya baca dari teman facebook yang nge-share artikel tentang kond*m membuat si cewek tidak hamil. Lalu kemudian saya baca-baca dahulu untuk kroscek kebenarannya. Karena merasa tidak yakin dengan artikel tersebut yang membahas kedasyatan sebuah kond*m, akhirnya saya searching di google dengan kata kunci atau keyword 'bahaya memakai kond*m menurut dokter'.

Kemudian saya baca satu per satu artikel orang, ketemu yang sumbernya tanyadok.com. Ada yang bertanya (seorang laki-laki tanpa mencantumkan nama). 'Berhubungan intim dengan tunangan pakai kond*om, apakah dapat membuat hamil si wanita?' Saya kutip jawaban dokter di bagian awal sebagai berikut:

"Penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan dalam bentuk kond*m tidak selalu menjamin 100%. Kegagalan pencegahan kehamilan dengan menggunakan kond*m dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dapat disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar, kond*m slip, dan sebagainya"

Nah dari situ saya berpikir, dokternya saja tidak yakin dengan kedasyatan kond*m dalam mengantisipasi kehamilan, masa iya saya bisa yakin.

Perhatian!
Artikel ini boleh dilanjutkan dibaca apabila pikirin kalian mengandung energi positif. Apabila mengandung energi negatif, silakan close artikel ini.

Sedikit cerita mengenai pengalaman saya mengikuti seminar tentang Bahaya Se*s Bebas Bagi Kaum Remaja (kalau tidak salah temanya mirip seperti itu, maaf soalnya tidak begitu ingat) untuk memperingati hari anti AIDS sedunia di kampus, sekitar 2-3 tahun yang lalu. Setelah selesai seminar, para peserta diberi kond*m satu buah oleh panitia dari si pemberi materi. Entah pemberi materi itu dari DinKes (Dinas Kesehatan) atau bukan, saya lupa. Saya merasa ada yang janggal, saat pemberian materi si pemateri bilang bahwa para remaja dituntut untuk menjauhi perbuatan se*s bebas, tapi kenapa malah diberi kond*m ya? Saya makin bingung, ini disuruh menjauhi apa malah disuruh mendekati? Lama berpikir, akhirnya saya bersedia memasukkan sachet-an kond*m tersebut di saku baju. Alhasil, nasib si kond*m terbujur lemas di depan OrMawa (Organisasi Mahasiswa), akibat meledak setelah menjadi sebuah balon lengket yang beraroma permen karet.

Lalu, Se*s Bebas Pakai Kond*m Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa?

Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa

Dari tulisan di atas tadi dan pengamatan saya setelah melihat kond*m, dapat disimpulkan bahwa pemakaian kond*m itu sangatlah berbahaya waktu kalian melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri yang pada kenyataannya kalian belum menikah. Alasannya adalah sebagai berikut:

1. Dokter tidak yakin bahwa penggunaan kond*m 100% tidak menyebabkan hamil. Hamil atau tidak, jangan percaya dengan kond*m. Yang harus dipercaya adalah si pria, jika nantinya Kalian (cewek) hamil, apakah si pria mau tanggungjawab? Kalau sudah menikah tidak masalah, tapi kalau belum? Berpikirlah lagi, sebelum nyawa kalian terancam. Ha..ha..ha. Lol.

2. Kond*m terbuat dari campuran bahan kimia. Mungkin ada kond*m yang diijinkan oleh pemerintah, karena pastinya sudah dilakukan uji klinis. Tapi, kalau yang kond*m abal-abal? Bahayanya pada si cewek, dengan adanya bahan kimia yang berbahaya masuk ke daerah vagina, dapat membuat vagina terkontaminasi dan menimbulkan penyakit kemaluan. Wajib cek tanggal kadaluwarsa dan nomor ke-ilegal-an.

3. Kond*m bocor. Kok bisa ya? Bisa saja. Ada beberapa sebab yang membuat kond*m menjadi bocor atau rusak:
  • Masa kadaluwarsa. Makanya, kalau waktu mau beli cek tanggal expired-nya. Atau sebelum keluar toko cek dulu isinya, daripada nantinya zonk? LOL.
  • Gesekan di dalam vagina. Ya tau sendirilah, barangnya juga tipis.
  • Ukuran kond*m terlalu kecil dengan penis. Di bungkusnya kan ada itu ukurannya. Kalau nggak ada, tanya saja sama kasirnya. Malu? Ya, resiko kamu tanggung sendiri.
  • Dan sebab lainnya.

4. Dan bahaya lainnya yang belum saya ketahui.


Masih belum yakin? Saya yakin, kalau kebanyakan cowok bilang kalau pakai kondom itu aman 100% saat melakukan hubungan itu. Alasannya, karena sudah kebelet.

Coba deh 'kamu' (cewek), sebelum melakukan hubungan itu, tanyakan sama cowok kamu, apa dia sudah kerja? penghasilannya cukup tidak buat makan bertiga selama sebulan? orang tuanya merestui hubungan kalian tidak? kalau orang tua kamu sendiri bagaimana? yakin cowok kamu nggak selingkuh atau main-main dengan ketulusan cintamu?

Seandainya, jawaban atas ke semua pertanyaan barusan tadi nilainya 100 alias benar semua, ya saya balikkan ke diri anda masing-masing. Yakin nggak kalau jalan atau sikap kamu itu benar? Ha..ha..ha, sorry, bukannya mau menghasut.


Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu memusingkan bahwa para remaja banyak yang melakukan se*s bebas, karena itu adalah HAK mereka, dan pastinya berani melakukan harus berani juga tanggungjawab. Yang saya khawatirkan adalah diri sendiri. Karena menurut keyakinan, agama saya melarang hal tersebut. Bukannya saya sok suci, ini juga HAK saya untuk mematuhi aturan keyakinan saya.


TENTUKAN PILIHAN KALIAN SEKARANG!!

SEANDAINYA HAMIL SEBELUM MENIKAH, APAKAH KALIAN SIAP MENERIMA RISIKONYA? MALU, HIDUP SENGSARA, DAN BAHKAN NYAWA MENJADI TARUHAN KARENA SI PRIA TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB. PILIHAN ADA PADA MINDSET KEDEPAN KALIAN MASING-MASING DAN INGATLAH ORANG TUA KALIAN.


----------

Terimakasih sudah berkunjung di blog ini.

Jika suka, silakan SHARE! artikel ini.

Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa?
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -