Monday, June 6, 2016

26 Alasan / Penyebab Orang Suka Marah Sadar / Tanpa Sebab

Apakah anda mengenal seseorang yang setiap hari selalu menunjukkan kemarahan dimanapun? Anda mungkin tidak perlu menunjuk siapa orangnya, karena mungkin tanpa sadar ternyata orang itu adalah diri anda sendiri.

Jadi, begini (sedikit curhat).

Sebenarnya saya bertanya-tanya dalam hati di minggu ini, Mengapa kita bisa marah? Bahkan marahnya pun bisa terjadi tanpa sebab. Apa alasannya?

Kemudian saya searching di google dan tanya beberapa teman mengenai pertanyaan tersebut. Dan akhirnya saya pun menemukan banyak jawabannya. Banyak jawaban itu kemudian saya rangkumkan di artikel ini.

Lalu apa saja alasannya? Silakan anda baca dengan seksama. Semoga juga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di kepala anda saat ini juga.


Penyebab Orang Marah

Kita marah berdasarkan reaksi kita terhadap berbagai hal. Bisa dengan beda kelompok, keadaan, kenangan, dan masalah 'pribadi' (hanya untuk beberapa nama). Hal ini juga dapat dipicu karena suatu acara atau reaksi terhadap berbagai banyak acara yang dianggap kurang memuaskan.

Ketika anda merasakan amarah dalam diri, rasanya mudah untuk berpikir bahwa anda ingin menyerang atau menebus dendam apa pun, atau siapa pun, yang telah menyakiti fisik maupun hati anda. Sayangnya, kita semua tahu bahwa kemarahan bisa keluar dari kendali dan malah dapat menjadi destruktif (merusak), dan itu hanya akan menyebabkan berkali-kali lipat masalah baru. Dengan begitu, marilah kita belajar dari perilaku marah itu selama ini.

Pada hakikatnya, Setiap orang memiliki amarah, dan itu adalah sifat manusiawi.

Jadi, mengapa kita marah? Apa penyebabnya?

Alasan perempuan Orang Marah versi NgeblogAsyikk
1. Kita marah ketika harapan kita tidak terpenuhi. Ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang kita pikirkan seharusnya, kita mencoba untuk mengambil kendali dan keluar dari situasi kontrol dengan kemarahan.

2. Kita juga dapat marah ketika sedang mabuk. Padahal bukan pada sebuah situasi yang nyata. Contoh kasus: "Seorang pria di bar berkelahi dengan pria lain karena pria lain tersebut terlihat menatapnya dengan pandangan yang lucu / menghina". Padahal kita tahu bahwa sebenarnya efek samping dari minuman berakohol yang dikonsumsi secara berlebihan dapat membuat diri kita kacau dan menjadikan pandangan mata tak jelas atau halusinasi.

3. Selain itu, beberapa orang yang marah dan membawa kebencian mereka mengamuk di sekitar orang lain di sepanjang waktu, sehingga dapat menciptakan lingkungan atau orang lain juga menjadi lebih agresif terhadap mereka. Dengan begitu, bisa mengakibatkan seisi ruangan pun berisikan suatu siklus kemarahan.

4. Duka akibat kehilangan orang yang dicintai. Mungkin karena merasa belum ikhlas atau rela ditinggal 'pergi' makanya banyak orang menjadi depresi. Karena depresi melewati akhir batas tak heran jika orang itu mudah sekali tersinggung atau marah-marah tanpa sebab, bahkan sampai ada yang gila.

5. Mengalami kekerasan. Kekerasan bisa terjadi dimana saja, entah dilakukan secara sengaja atau tidak. Hal ini membuat sebagian korban menjadi trauma dan depresi, misal anak broken home dan pelecehan seksual. Ada juga yang marah karena niatnya membela diri, mereka merasa sudah dizalimi secara fisik maupun psikis, misal dibully.

6. Kelelahan. Orang kalau sudah lelah mau beraktivitas apapun (kecuali istirahat) serba malas. Apalagi kalau tiba-tiba disuruh orang secara paksa, tak hayal mereka akan balas membentak karena merasa tubuh rasanya sudah kaku semua dan butuh istirahat.

7. Kelaparan. Hal ini biasa terjadi kepada suatu kelompok yang merasa diasingkan oleh pemerintah. Kelaparan yang mereka alami akibat rezim yang kejam dan tak pernah peduli dengan mereka, sehingga mereka melakukan perlawanan, entah dengan demo yang berakhir ricuh atau menjadi pahlawan layaknya Robin Hood.

8. Rasa sakit. Sakit disini bukan karena kekerasan, melainkan karena penyakit kronis yang ia alami sampai menahun dan tak kunjung sembuh. Sepertinya kita juga sering membaca atau melihat berita tentang orang-orang yang bunuh diri akibat penyakit kronis yang ia miliki. Dalam penderitaannya mereka sering terlihat muram, penyendiri, marah-marah tidak jelas, bahkan sampai terjadi kasus bunuh diri itu tadi.

9. Pelarangan dari obat-obatan atau beberapa obat tertentu. Bisa seperti penggunaan narkoba yang terlewat parah atau candu. Ketika mereka langsung dilarang berhenti, pastinya tidak mau dan melakukan perlawanan yang kadang berujung kekerasan.

10. Beberapa kondisi fisik, seperti PMS
11. Penyakit fisik
12. Penyakit kejiwaan
13. Mengkonsumsi obat terlarang
14. Ketidakadilan
15. Merasa diganggu
16. Penghinaan
17. Kejengahan / Malu
18. Tenggat waktu
19. Macet
20. Kekecewaan
21. Pelayanan yang ceroboh
22. Kegagalan
23. Ketidaksetiaan
24. Pencurian
25. Masalah keuangan
26. Diberitahu bahwa kita memiliki penyakit serius / kronis / berbahaya
27. Merasa terpojok


Ingat ya!

- Meskipun kemarahan itu (kemungkinan besar) telah menjadi bagian dari diri anda (kebiasaan), anda tidak harus membiarkan kemarahan itu mengendalikan atau mengontrol hidup anda. Karena sejatinya, kemarahan itu efek buruk atau negatifnya lebih banyak daripada manfaatnya. Maka itu, jadilah orang yang CERDAS!


-------

Sekian dari saya. Semoga tulisan yang sedikit ini dapat menambah wawasan atau informasi anda yang sesuai dengan harapan pencarian anda.

Maaf, jika dalam penulisan dan penyampaian ada kesalahan.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
26 Alasan / Penyebab Orang Suka Marah Sadar / Tanpa Sebab
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
X