Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Sabtu, 12 November 2016

Cara (Bukan Hack) Pihak Tidak Bertanggung Jawab Mencuri Foto Akun Social Media Untuk Dijadikan Alat Kejahatan

Mungkin anda tau hal ini. Bahkan anda sudah memproteksi akun anda dengan mengaktifkan fitur Privasi / Privat. Jadi, orang yang bukan teman anda otomatis tidak bisa melihat seluruh kiriman atau informasi anda.

Sekedar informasi - Tapi, tau kah anda! Walau akun anda sudah dibuat privat, 'mereka' (pihak tidak bertanggung jawab) masih bisa mencuri foto anda. Tau tidak?

Awas! Foto Akun Social Media Anda Dicuri dan Dijadikan Alat Kejahatan Oleh Pihak yang Tidak Bertanggung Jawab


Oke, di artikel ini akan saya jelaskan cara mereka melakukannya. (Cara ini bukan meretas atau hack akun anda, tapi dengan mencari sisi kelengahan anda)


Begini caranya,

Pertama. Mereka akan membuat sebuah atau lebih akun abal-abal. Foto profilnya hasil download dari foto-foto orang yang sudah tersebar di internet, entah download via google image atau akun orang lain yang tidak diprivat. (Biasanya mengambil foto mantan teman sekolah atau kenalan anda di media sosial lain)

Kedua. Mereka akan mencoba untuk mengajak anda berteman (invite friends). Dan meminta follow back di PM (Privat Message).

Terakhir. Setelah anda menerima pertemanan akun abal-abal mereka, otomatis akun anda sekarang bagi mereka sudah BUKAN PRIVAT lagi kan? Dan akhirnya mereka pun dengan mudahnya mendownload atau screen shot foto-foto yang berada pada akun media sosial anda.


Begitulah cara mereka melakukannya. Mudah sekali bukan? Bahkan tanpa harus melakukan cara hacker sekali pun. Lol.


Sebenarnya cara tadi cukup terkenal dikalangan 'orang cerdas', tapi sayangnya beberapa dari anda tidak memiliki kecerdasan. Entah karena nafsu mendapatkan followers / pengikut banyak atau alasan yang lainnya.


Contoh Kasus

Saya tau, membaca sampai pada bagian artikel ini pun pasti anda masih cuek-cuek saja mengenai foto yang ada di akun medsos anda. Tapi, saya yang baik hati ini #uhukkk LOL akan memberikan sebuah contoh kasus dimana foto anda yang telah dicuri bisa menjadi batu sandungan anda sendiri.


Kasus ini terjadi sekitar 5 -10 tahun yang lalu (maaf, waktu kejadiannya lupa-lupa ingat). Dimana aktris terkenal yang bernama *sensor* terkena masalah. Foto wajahnya dicrop dan ditempelkan kepada foto wajah perempuan lain yang sedang *aduhai* dengan laki-laki tak dikenal di sebuah kamar hotel. Foto tersebut menjadi viral dan telah menjadi gossip terhangat di media massa apapun saat itu karena hasil editannya memang sempurna.

Dari menyebarnya foto viral tersebut sehingga menimbulkan reaksi dari para netizen dan artis-artis Indonesia. Ada yang cuek, ada yang membela si aktris, dan ada yang malah menghina si aktris. Ya, reaksi-reaksi tersebut memang pasti terjadi. Secara, aktris terkenal gitu.

Sampai akhirnya ahli IT pun angkat bicara soal foto viral tersebut, dan mengatakan kepada publik bahwa foto tersebut adalah hasil edit-an. Kasus pun ditutup.


Nah, itu tadi adalah salah satu kasus dimana begitu bahayanya pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menjatuhkan harkat martabat seseorang.


Untung saja korbannya artis, karena beliau banyak 'dekengannya' (pembantu ahlinya). Coba bayangkan, seandainya korbannya adalah anda? Bagaimana cara anda untuk membela diri? Toh, anda juga bukan ahli IT atau bahkan 'gapTEK' (gagap IPTEK). Apalagi jika anda sudah di cap buruk oleh masyarakat atau teman-teman anda, maka tidak ada orang yang bersedia mau mendekengi anda. Pasti anda hanya bisa menangis karena kena hujat, sampai-sampai anda pun menjadi gila karena merasa sudah tidak kuat. Padahal sebenarnya anda tak pernah melakukan seperti di foto yang tersebar. Tapi bagaimana lagi coba? Karena nasi sudah menjadi bubur.


Selain kasus di atas, sebenarnya masih ada bentuk kejahatan lain dengan mengatasnamakan foto anda, contohnya; melakukan aksi penipuan. Mereka akan memasang foto anda ke akun profil medsos abal-abal mereka, kemudian mencari mangsa dan meminjam uang pada si korban. Karena korban merasa tertipu, alhasil foto anda lah yang menjadi target polisi.


Kesimpulan

Itulah yang terjadi jika anda tidak berhati-hati dalam menerima follower di medsos. Apalagi jika anda adalah orang jahat yang sudah memiliki banyak musuh. Kemungkinan juga salah satu cara untuk menjatuhkan anda di depan Bos anda bisa menggunakan cara tersebut, yaitu mencuri foto anda dan menggunakannya secara tidak bertanggung jawab.


Bagaimana sekarang, masih cuek juga? Ya, terserah anda deh.

Pokoknya, tetaplah WASPADA! Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.


Sekian dari saya. Semoga secuil informasi ini dapat menyadarkan anda dalam bersikap, terutama memilih pengikut dan membagikan informasi di internet, khususnya di social media. Karena hakikatnya hal-hal yang berbau dengan sistem internet tidak ada yang aman. Apalagi kalau anda tidak pernah melakukan kebaikan apapun di dunia, pasti musuhnya banyak. Lol.

Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Cara (Bukan Hack) Pihak Tidak Bertanggung Jawab Mencuri Foto Akun Social Media Untuk Dijadikan Alat Kejahatan
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top