Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Senin, 01 Mei 2017

3 Cara Menyikapi Artikel Original DiCopas Orang Lain

Jika anda bertanya kepada saya, "Apakah merasa jengkel apabila artikel original dicopas orang lain?" Saya jawab dengan tegas, "Iya, saya sangat jengkel. Bahkan pernah saya laporkan blog mereka ke pihak DMCA Google, namun belum ditindak sampai saat ini." Akhirnya saya pun menyerah untuk main lapor ke pihak Google maupun berwajib lainnya.

Pernah juga saya memberi komentar ke blog tersebut atau kirim email ke pemilik untuk menghapus artikel yang mereka copas dari tulisan saya. Ada yang ditanggapi kemudian langsung hapus artikelnya, ada juga yang cuek. Namun saya pikir sepertinya bakal sia-sia saja kalau saya berkomentar atau kirim email, karena sudah saya rasakan dengan bermunculan lagi blog-blog baru yang asal main copas tulisan saya. Jadi, lebih baik saya diamkan saja mereka atau kadang-kadang juga sekedar iseng kepada pemilik blog copas tersebut.

article copy paste content

Lalu bagaimana cara menyikapi artikel original yang sudah terlanjur di copas orang lain?

1. Beri komentar pada artikel yang telah mengcopy paste konten original anda

Terserah anda mau berkomentar seperti apa, tapi tentunya jangan bicara kotor. Saya tau anda jengkel, namun apa gunanya harga diri nama blog maupun nama anda sendiri dipertaruhkan dengan percuma? Jadi kelihatan nggak elegan atau keren dong. Menulis komentarnya biasa saja, pakai tulisan yang EYD, buang jauh-jauh kata-kata kasar, dan tentunya jangan sampai menyia-nyiakan waktu anda yang berharga untuk menulis komentar.

2. Kontak langsung ke pemilik situs

Biasanya kan di bagian menu website atau blog ada menu kontak. Nah, silakan anda kirimkan keluhan anda ke kontak (email, fanspage, nomor telpon, atau bbm) mereka. Jangan ragu-ragu untuk langsung memberikan bukti berupa screenshot bahwa situs mereka telah melakukan copy paste terhadap artikel anda.

3. Diamkan saja

Jika dengan memberi komentar maupun mengirim pesan lewat kontak tetap saja tidak digubris, diamkan saja mereka. Hal ini dilakukan karena mengingat berkurangnya waktu kita untuk berkreasi dalam memposting tulisan baru di blog.

Apakah anda pernah berpikir bahwa tulisan yang dicopas itu adalah berkualitas, unik, atau menginspirasi, sehingga banyak pihak menggandakan tulisan anda? Hmm, nggak pernah ya? Jika belum cobalah berpikir seperti itu. Karena dengan berpikir seperti itulah saya sekarang sudah jarang 'pakai' banget mengurusi blog-blog yang mengcopas konten asli buatan saya. Dan secara logika juga nggak ada untungnya mengurusi hal-hal seperti itu yang menurut saya malah bakal mengurangi kreativitas dalam menulis postingan baru lagi. Jadi, saya diamkan saja mereka.


Nah, itulah cara atau tips-tips yang dapat saya berikan kepada anda dalam menyikapi konten original anda yang dicopas oleh orang lain. Mungkin ada yang mau nambahin lagi?
Intinya. Rasa jengkel pasti ada, tapi tetap pakai otak ya. Dan jangan karena mengurusi masalah yang satu ini sampai-sampai waktu berharga anda menjadi terbuang dengan percuma. Think Smart, please!
Terimakasih telah membaca artikel ini hingga selesai. Jangan lupa baca artikel-artikel menarik lainnya dalam blog ini. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
3 Cara Menyikapi Artikel Original DiCopas Orang Lain
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top