Friday, June 16, 2017

Tidak Punya Bakat Jadi Copywriter

Saya sudah niat dalam hati buat bantu teman atau pebisnis kecil dalam mempromosikan bisnisnya lewat copywriting di blog ini. Tapi kok saya baca berulang-ulang tetap saja tulisan tersebut kurang greget. Isinya ada yang kurang rasanya, atau jangan-jangan memang saya nggak punya bakat jadi copywriter?

Saya minta maaf pada teman-teman dan para pebisnis yang bisnisnya sudah saya review serta saya publish dalam blog ini apabila kenyataannya skill copywriting saya sangat kurang, bahkan tidak ada bakat.

Copywriting blogger via mobile

Namun bukan berarti saya berhenti untuk belajar menjadi copywriter, karena sejak awal blog ini dibuat untuk membagikan informasi yang saya dapatkan, salah satunya untuk bantu promosi. Jadi, walau aneh dalam penyampaiannya harap dimaklumi ya, lol.

Seperti seorang bayi yang menjalani proses menjadi dewasa maka butuh pengalaman, praktik, dan informasi untuk mewujudkannya. Nah, dalam hal copywriting saya baru jadi seorang bayi yang perlu wawasan lagi walau semuanya autodidak. Jadi, nggak bisa kencang larinya.

Walau tak ada bakat, bukan berarti saya menyerah begitu saja. Karena sepengetahuan saya, memang seperti inilah hidup, pelan-pelan tapi pasti. Lha nulis yang bukan copywriting saja saya masih belepotan.
I enjoy my life very much - Joe Nichols
Tak banyak lagi unek-unek yang saya keluarkan dalam tulisan ini. Saya harap, bagi anda yang juga ingin menekuni copywriting, tetaplah semangat walau rintangan menerjang. Kita tak boleh berhenti di tengah jalan bagaikan seorang pengecut. Apa yang telah kita yakini, marilah kita raih itu semua.

Sekian dari saya, semoga unek-unek saya ini bisa anda maklumi. Karena di blog ini saya bisa benar-benar terbuka. Terimakasih telah berkunjung. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Tidak Punya Bakat Jadi Copywriter
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -