Tidak Peduli Kata Orang, Yang Penting Page One 🏆 & Gajian 💰

Selasa, 24 Oktober 2017

Alasan Berat Badan Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan

Pada saat memasuki usia anak-anak, manusia memasuki masa pertumbuhan dan perkembangan yang cenderung lebih cepat dari usia-usia lainnya. Usia pertumbuhan pada anak-anak yang lebih cepat ini biasanya ketika sudah mulai bisa berjalan hingga umur 20 tahunan. Banyak pendapat yang menyebutkan bahwa jika manusia sudah memasuki usia 20 tahun ke atas sudah tidak dapat lagi mengalami pertumbuhan, dalam artian pertumbuhan ini akan terhenti ketika memasuki usia dewasa. Pendapat tersebut memang benar, anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal ketika usia tidak lebih dari 20 tahun.

Anak Kurus Walau Makan Banyak
Anak Kurus Walau Makan Banyak
Ketika memasuki usia pertumbuhan dan perkembangan, anak-anak membutuhkan lebih banyak makanan untuk tubuh. Apalagi untuk menunjang perkembangan berat badan, anak juga membutuhkan berbagai macam asupan gizi yang masuk dalam tubuh. Tetapi tidak semua anak selalu mengalami perkembangan berat badan, berbagai masalah bisa jadi muncul pada anak ketika mengalami masa pertumbuhan.

Baca juga: 6 Alasan dan 10 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Hal tersebut terkadang yang menjadi pertanyaan bagi ibu, mengapa anak saya berat badannya tidak bertambah walaupun sudah banyak makan. Kenapa anak saya kurus padahal makannya banyak. Pertanyaan tersebut umum terjadi pada sebagian besar ibu di sekitar kita. Jika anak tidak mengalami pertambahan berat badan, ibu perlu memperhatikan beberapa hal yang menjadi kemungkinan hal tersebut bisa terjadi. Berikut ini beberapa penjelasan mengapa berat badan anak tidak bertambah walaupun banyak makan.


Alasan Berat Badan Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan 

1. Faktor genetic
Faktor genetic menjadi salah satu penyebab utama yang bisa membuat anak tidak mengalami perubahan berat badan. Faktor ini diwariskan secara turun temurun dari keluarga. Dalam hal ini walaupun ibu sudah memberikan makanan dengan gizi yang cukup pada anak bahkan berlebih, berat badan anak tetap tidak dapat bertambah. Faktor genetic ini dapat dilihat dari tubuh keluarga anda, jika kebanyakan anggota keluarga memiliki postur tubuh yang sedang dan kurus maka dapat dipastikan anak tidak dapat mengalami pertambahan berat badan yang cukup signifikan.

2. Tidak teraturnya pola makan pada anak
Anak-anak sering kali tidak memperhatikan waktu makan. Kapan harus makan dan kapan harus istirahat makan. Makan dengan waktu yang tidak tepat dan sesuai dengan jadwal akan menyebabkan berat badan anak tidak dapat bertambah. Apalagi untuk makan pagi, banyak anak-anak yang jarang makan pagi karena bangun kesiangan sehingga tidak sempat untuk makan. Padahal makan pagi ini penting sekali, untuk itulah ibu juga harus konsisten dengan jadwal makan si anak.

3. Ketidakseimbangan gizi makanan
Kebanyakan ibu memberikan asupan gizi yang banyak mengandung karbohidrat kepada anak misalnya nasi, roti. Mungkin ibu berpikir bahwa makanan yang banyak mengandung karbohidrat akan menambah berat badan dengan cepat. Akan tetapi hal tersebut tidaklah benar, gizi yang seimbang perlu diperhatikan karena pada saat memasuki usia pertumbuhan dan perkembangan, anak membutuhkan berbagai macam asupan gizi lainnya seperti protein, lemak, vitamin dan zat-zat lainnya.

4. Cacingan
Panyakit ini sering menyerang manusia terutama anak-anak, karena anak banyak bermain di luar dan kadang lupa untuk mencuci tangan sebelum makan. Hal tersebut bisa menyebabkan cacing masuk ke dalam tubuh anak. Jika sudah terserang cacingan, anak susah untuk bertambah berat badannya walaupun sudah makan banyak. Ini disebabkan karena nutrisi-nutrisi yang seharuskan diserap oleh tubuh dan diedarkan ke seluruh tubuh diserap oleh cacing yang ada dalam perut. Anak yang terkena cacingan badannya akan kurus, sering batuk dan wajahnya tidak segar. Untuk itulah lebih baik anak diperiksakan setiap satu bulan atau 3 bulan sekali sebagai upaya pencegah cacingan. Sehingga berat badan anak dapat bertambah.

5. Kurangnya kalori untuk tubuh
Kebutuhan akan kalori pada anak lebih besar karena aktifitas anak yang jarang istirahat membutuhkan banyak kalori. Bagi ibu sebaiknya memperhatikan makanan yang diberikan pada anak, terutama jumlah kalorinya. Kebutuhan kalori untuk anak juga memperhatikan berat badan dan aktifitas anak, sehingga kebutuhan kalori anak dapat terpenuhi dan berat badan anak bertambah. Kalori ini banyak dihasilkan dari makanan yang banyak mengandung protein, karbohidrat dan lemak. Untuk itulah ibu perlu menambahkan jumlah kalori dan gizi lainnya untuk anak. Agar gizi anak dapat seimbang.

6. Gangguan pencernaan pada anak
Usia anak-anak lebih rentan terkena gangguan sistem pencernaan daripada usia dewasa. Gangguan pencernaan pada anak dapat menyebabkan berat badan tidak akan bertambah. Penyakit ini merupakan tidak berfungsinya saluran pencernaan. Pencernaan yang tidak dapat berfungsi secara optimal dapat menyebabkan makanan yang seharusnya diserap oleh tubuh tidak dapat terserap secara sempurna sehingga berat badan anak tidak naik. Untuk mengatasi masalah ini, ibu dapat berkonsultasi pada dokter anak agar pencernaan anak dapat kembali normal dan berat badan naik.

Nah sekarang sudah paham bukan apa saja yang menjadi alasan berat badan anak tidak naik walaupun banyak makan. Jika sudah mengetahui alasannya, ibu dapat lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi oleh anak, pola makan anak yang harus teratur serta beberapa keluhan yang dilontarkan anak mengenai pencernaan. Dengan begitu ibu tidak perlu khawatir lagi mengenai berat badan anak, tentunya akan bertambah jika ibu sudah memperhatikan faktor-faktor di atas.



Alasan Berat Badan Anak Tidak Naik Walaupun Banyak Makan
author
Tulisan yang bersifat positif dapat mengurangi tingkat depresi si penulis dan si pembaca- Ngeblog Asyikk -
top